DONOMULYO, 26 JUNI 2026 – Pemerintah Kalurahan Donomulyo menggelar acara sosialisasi bagi warga penerima manfaat program Jambanisasi pada Jumat (26/6/2026). Program strategis ini dibiayai langsung melalui alokasi Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun Anggaran 2026 sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan masyarakat di tingkat kalurahan.
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung secara tertib dan interaktif ini diampu langsung oleh Ekawati selaku Kamituwa Kalurahan Donomulyo. Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kalurahan Donomulyo menggelontorkan total anggaran sebesar Rp57.459.000,00 dari Dana Keistimewaan. Anggaran tersebut dialokasikan secara khusus untuk pembangunan fasilitas sanitasi bagi 10 warga penerima manfaat yang terpilih di wilayah Donomulyo.
Lurah Donomulyo, Sukijan, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan lingkungan desa yang bersih dan sehat. Bantuan stimulan jamban sehat ini diharapkan dapat menstimulus kesadaran warga dalam menjaga kesehatan lingkungan keluarga.
Program bantuan ini dilaksanakan dengan merujuk pada beberapa target utama sanitasi, di antaranya:
-
Mencegah Penularan Penyakit: Menghentikan rantai penyebaran penyakit berbasis lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran air dan tanah dari kotoran manusia, seperti diare, kolera, dan cacingan.
-
Meningkatkan Sanitasi Layak: Memastikan setiap keluarga penerima manfaat memiliki akses ke jamban sehat dengan konstruksi fisik yang aman serta dilengkapi tangki septik (septic tank) yang sesuai standar.
-
Mencapai Target ODF (Open Defecation Free): Mendukung program percepatan pemerintah dalam mewujudkan wilayah Kalurahan Donomulyo yang 100 persen bebas dari perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
-
Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat: Mendorong serta menumbuhkan kesadaran kolektif warga tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan kelestarian lingkungan sekitar.
Melalui pendampingan dari Kamituwa Ekawati, para warga penerima manfaat dibekali pemahaman teknis mengenai standar pembangunan jamban yang sehat, pengelolaan tangki septik yang aman bagi lingkungan, hingga pentingnya perawatan jangka panjang setelah fasilitas selesai dibangun.
Pemerintah Kalurahan Donomulyo berharap pemanfaatan Dana Keistimewaan DIY 2026 melalui program Jambanisasi ini tidak hanya memberikan dampak berupa bantuan fisik, tetapi mampu merubah perilaku hidup masyarakat menuju budaya bersih dan sehat secara berkelanjutan. (EK)